Menguasai Perpajakan Internasional dan Transfer Pricing merupakan puncak kualifikasi teknis dalam pelatihan profesional brevet pajak, yang secara spesifik menjadi fokus utama pada jenjang Brevet C (serta sebagian bahasan lanjutan di Brevet B).
Di tengah era globalisasi dan transaksi lintas batas (cross-border transactions), kedua topik ini menjadi kompetensi yang paling dicari dan berbayar paling mahal di industri perpajakan.
1. Perpajakan Internasional di Brevet C
Materi perpajakan internasional dirancang untuk memahami bagaimana hak pemajakan dibagi antar-negara agar tidak terjadi pemajakan ganda (double taxation) atau pengindaran pajak (tax avoidance).
Pokok Bahasan Utama:
-
Penentuan Subjek Pajak Dalam Negeri (SPDN) vs Luar Negeri (SPLN): Memahami kriteria Time Test dan Keberadaan (Physical/Economic Presence).
-
P3B (Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda / Tax Treaty):
-
Hak pemajakan atas Bilateral/Multilateral Tax Treaty.
-
Konsep Permanent Establishment (BUT – Badan Usaha Tetap).
-
Penggunaan Surat Keterangan Domisili (SKD) / Form DGT.
-
Beneficial Ownership untuk mencegah penyalahgunaan P3B (Treaty Shopping).
-
-
PPh Pasal 26: Pemotongan dan pemungutan atas penghasilan yang bersumber dari Indonesia yang diterima oleh SPLN.
-
Metode Penghindaran Pajak Berganda: Pengkreditan pajak luar negeri (PPh Pasal 24).
2. Transfer Pricing (Penetapan Harga Transfer)
Transfer Pricing membahas tentang transaksi finansial atau dagang antara pihak-pihak yang memiliki Hubungan Istimewa (related parties), baik antar-perusahaan dalam negeri maupun multinasional.
Pokok Bahasan Utama:
-
Prinsip Kewajaran dan Kelaziman Usaha (Arm’s Length Principle / ALP): Memastikan harga transaksi antar-grup sama dengan harga transaksi antar-pihak independen.
-
Analisis Kesepadanan (Comparability Analysis): Mengidentifikasi karakteristik barang/jasa, analisis fungsi, aset, dan risiko (FAR Analysis).
-
5 Metode Utama Transfer Pricing:
-
CUP (Comparable Uncontrolled Price)
-
Resale Price Method (RPM)
-
Cost Plus Method (CPM)
-
TNMM (Transactional Net Margin Method)
-
Profit Split Method (PSM)
-
-
Penyusunan Dokumen Transfer Pricing (TP Doc): Sesuai dengan aturan PER-43/PJ/2010 jo. PMK-213/PMK.03/2016 (Menerapkan standar BEPS Action 13):
-
Master File (Dokumen Induk)
-
Local File (Dokumen Lokal)
-
Country-by-Country Report (CbCR)
-
Manfaat Menguasai Materi Ini Bagi Karier Anda
-
Daya Saing di Perusahaan Multinasional (MNC): Perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia sangat membutuhkan pakar yang memahami isu Cross-Border Tax untuk meminimalkan risiko pemeriksaan pajak.
-
Nilai Tawar Tinggi di KAP / KKP: Kantor Akuntan Publik (Big 4) dan Kantor Konsultan Pajak besar memiliki divisi khusus Transfer Pricing dengan paket kompensasi di atas rata-rata industri.
-
Poin Vital pada USKP Tingkat C: Penguasaan dua topik ini menjadi syarat mutlak jika Anda berniat lulus Ujian Sertifikasi Kursus Brevet Pajak Murah Tingkat C untuk memegang klien internasional.